Contact Us FAQ Links Buku Tamu Peta Situs
Home arrow Berita arrow DSNI AMANAH BANGUN PROYEK SENTRA EKONOMI di REMPANG
Mar 10, 2010 at 03:55 PM
 
 
DSNI AMANAH BANGUN PROYEK SENTRA EKONOMI di REMPANG

DSNI Amanah sebagai sebuah Lembaga Amil Zakat InfaqShadaqah yang telah berkiprah di Batam selama 8 tahun terakhir, bergerakkedepan menyongsong Ulang Tahun (Milad) yang ke 8 ini. 


Selama ini, DSNI Amanah telah menjalankan programpemberdayaan yang bertujuan untuk membimbing kaum dhuafa (fakir-miskin) menjadimaju dan bangkit dari kehidupan yang kurang layak menjadi lebih layak dari sisiekonomi dan agama. Diantaranya program PDP (Pemberdayaan Desa Pantai), PHT(Permodalan Hibah Terencana), dan BTS (Budidaya Ternak Sehat).


BTS atau Budidaya Ternak Sehat ini kemudian dikembangkanlagi menjadi program/proyek LBT atau Loka Budidaya Terpadu. Untuk proyek ini,DSNI Amanah berhasil mendapatkan hibah lahan seluas 10 Hektare di kawasanTanjung Banon-Pulau Rempang. 


Dikawasan LBT ini nanti akan dikembangkan lebih luas lagiprogram BTS yaitu program pemberdayaan fakir-miskin melalui pendidikan danpelatihan peternakan terpadu dengan sistim paron atau bagi hasil. DSNI Amanahyang memberikan modal 5 ekor kambing (1 jantan dan 4 betina) kepada paramustahik atau orang yang mendapat bantuan. Kemudian dididik dan dilatih sertadibimbing untuk mengembangbiakkan 5 ekor kambing tadi menjadi berlipat,kemudian separuh hasilnya menjadi milik peternak, dan separuh lagi diambil DSNIsebagai modal untuk disebarkan ke calon mustahik (yang mendapat bantuan)lainnya.


Saat ini, kebutuhan atau pangsa pasar ternak kambing diBatam sekitar 700 ekor/bulan dengan nilai omset sekitar 850jt rupiah. Sementarauntuk sapi kebutuhannya sekitar 900 ekor/bulan dengan nilai omset 9 milyarrupiah! Dan semua itu masih dipasok dari luar Pulau Batam. Padahal kebutuhanitu belum termasuk yang di ekspor ke Singapura. Bayangkan jika Batam berhasilmenjadi pensuplai daging kambing dan sapi untuk lokal dan Singapura, maka akanberkembang ekonomi untuk masyarakat menengah. Hal inilah yang dibidik olehLAZIS DSNI Amanah, karena keluarga miskin diberi kesempatan menjadi pemasokhewan/daging melalui dana investasi pihak ketiga atau donatur dengan DSNIsebagai pemegang manajemen Usaha. 
 

Di LBT Tanjung BanonRempang, tidak hanya program BTS saja yang diperluas, namun juga proyek inijuga dikembangkan untuk sarana edukasi, training dan pengembangan budidaya pertanian.Tanaman produksi dengan masa pendek sekitar 2 bulan seperti semangka dan melonmenjadi prioritas. 

 

Dengan pola padatkarya yang melibatkan anak-anak yatim-dhuafa (fakir miskin) yang akan mengelolalahan baik peternakan dan pertanian, maka program LBT akan disempurnakan denganProgram Pesantren Agro.

 

Manfaat lainnyaadalah, lahan LBT ini juga akan dikembangkan menjadi area outbond dan campingserta outing dan juga agro wisata. Selain itu DSNI Amanah dengan Nurul IslamGrup juga berencana membangun proyek air minum dari mata air dengan omsetratusan juta rupiah perbulan!


Proyek bernilai milyaran ini pada tahap awal menelan biayasekitar 350 juta rupiah yang berasal dari pengembangan dan infaq dan shadaqahyang diolah menjadi dana produktif untuk kemajuan pemberdayaan dhuafa. Dan saatini telah selesai tahap membuka lahan, merapikan jalan masuk, membangun masjiddan kandang besar untuk hewan ternak. Dengan mega proyek ini, diharapkan DSNIAmanah akan makin berkembang pesat menjadi lembaga pemberdayaan bagi masyarakattak mampu di Batam dan Kep. Riau. (***)

 
DSNI Amanah 
Komplek Masjid Nurul Islam, Batamindo Industrial Park, Muka Kuning, Batam - 29433
Tlp. (0770) 611901 - Fax. (0770) 611902 
www.dsniamanah.or.id, email: layanan@dsniamanah.or.id