Contact Us FAQ Links Buku Tamu Peta Situs
Home arrow Pemberdayaan Zakat arrow Zakat Tidak Hanya Kebutuhan Primer
Mar 18, 2010 at 08:32 AM
 
 
Zakat Tidak Hanya Kebutuhan Primer
Zakat adalah sebuah kewajiban yang bersifat sosial pemberdayaan. Pandangan ini didasarkan atas dua argumen: (1) dua urutan pertama asnaf zakat adalah kelompok ekonomi lemah, tidak mampu memenuhi sebagian kebutuhan dasar hidupnya dan tanggungannya. Ini menegaskan peran krusial sosial dari zakat. (2) Urutan setelah dua yang pertama atau ketiga adalah Amilin. Ini menegaskan bahwa untuk menangani zakat, diperlukan pengelolaan. Pengelolaan yang dimaksud tidak terbatas pada dana/barang zakat, namun juga meliputi proses pendukung lain yang diperlukan untuk tujuan pertama.


Dengan demikian, zakat harus mampu memberikan bantuan cepat dan mudah 
untuk dua asnaf pertama, karena secara teoritis mereka lebih dekat dengan kekufuran. Kebutuhan makan harus segera diatasi, demikian juga dengan pakaian yang bersih dan menutup aurat. Maka benar bahwa zakat para aghniya harus lebih dahulu untuk kebutuhan primer.Pada sisi yang lain, esensi keberadaan Amilin, pengelolaan zakat, adalah merubah penerima zakat menjadi pembayar zakat. Kita sangat paham bahwa kemiskinan tidak dapat ditanggulangi hanya dengan bantuan konsumtif. Sekurangnya ada 2 hal yang harus menerus diberdayakan pada mustahiq: sumber-sumber pendapatan keluarga dan pendidikan. Tanpanya, mustahiq akan tetap tergantung pada orang lain.

Pada sisi ini, zakat lebih besar dari hanya sekedar pemenuhan kebutuhan primer. Maka, pemenuhan kebutuhan primer dan pendidikan serta sumber ekonomi harus berjalan bersamaan. Dalam banyak kasus, orang Indonesia terlihat memilih menjadi miskin untuk mendapatkan sesuatu yang gratis, cuma-cuma. Dan itu tidak membangun mental menjadi pembayar zakat. 
 
Dengan demikian alokasi zakat hanya untuk kebutuhan primer tidaklah 
tepat. Zakat harus dialokasikan untuk Santunan, yaitu pemenuhan segera 
kebutuhan fisik, kesehatan dan kebutuhan dasar lainnya serta Pemberdayaan, yaitu kegiatan yang dapat menjadikan mustahiq terlepas dari belengu kemiskinan, baik secara materi maupun tingkat pendidikan. Besar alokasi dan prioritas sangat tergantung kepada kondisi setempat. Wallahu’alam. ***
 
DSNI Amanah 
Komplek Masjid Nurul Islam, Batamindo Industrial Park, Muka Kuning, Batam - 29433
Tlp. (0770) 611901 - Fax. (0770) 611902 
www.dsniamanah.or.id, email: layanan@dsniamanah.or.id