103 views

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H Sekolah Islam Nabilah

http://dsniamanah.or.id/wp-content/uploads/2017/12/Poster-Sunatan-Masal.jpg

MENDIDIK ANAK DENGAN CINTA DAN CONTOH LANGSUNG DALAM PERBUATAN
Siapakah Pemuda yang paling Istimewa di mata Rasulullah? Sosok pemuda yang sangat berbakti kepada Ibunya, sang penghuni langit yang sangat terkenal dilangit namun tidak terkenal di bumi? Nampak salah satu siswa diantara kurang lebih 1.000 anak Sekolah Islam Nabilah mengangkat tanganya menjawab pertanyaan dari Kak Akhi Anto. Subhanallah luar biasa. Inilah suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW keluarga Besar Sekolah Islam Nabilah yang di kemas dengan Kisah Tauladan Uwais Al Qarni seorang pemuda yang sangat patuh dan baktinya pada orangtua, hingga terkenal dan menjadi penghuni langit yang sangat Istimewa di mata Rasulullah, namun tidak terkenal di bumi

Sekolah Islam Nabilah setelah larut dalam mengikuti segala pertanyaan yang tertulis dilembar kertas yaitu Ujian semester baik SD Islam NabilahSMP Islam Nabilah dan SMA Islam Nabilah selama beberapa hari, sebelum mereka menerima hasil dari ujian yang dikerjakan seluruh siswa di hadirkan di Komp. Masjid Amanatul Ummah Taman Dutamas Batam, ribuan siswa telah memadati ruang utama, serambi kanan, kiri dan bahkan lantai dua Masjid untuk mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H dengan serentak yang bertemakan “Tingkatkan kecintaan kita Kepada Baginda Rasul Nabi Muhammad SAW sebagai Siswa-siswi Sholeh & Sholihah”

Kak Akhi Anto pun telah menyampaikan Kisah Tauldan sang Pemuda yang Istimewa di mata Rasul yaitu Uwais Al Qarni yang merupakan seorang pemuda yang sangat patuh dan bakti kepada Ibunya, serta sangat Cintanya Kepada Rasulullah, tinggal bersama Ibunya yang sudah tua lumpuh dan bahkan matanya telah buta, dengan kesabaran dan keikhlasan serta Cintanya pada ibunya yang memiliki tanda putih di tengah telapak tanganya itulah keistimewaan Uwais dimata Rasulullah, seorang pemuda yang sangat Cinta kepada Ibunya
Uwais Al Qarni yang sangat merindukan ingin bertemu secara langsung kepada Rasul, yang melakukan perjalanan sangat jauh menuju Rumah Sang Nabi Muhammad SAW namun sang Nabi tidak ada di rumah karena sedang di medan perang, gejolak perasaan Uwais yang ingin menunggu Nabi SAW pulang dari medan perang, sedangkan dirinya terngiang di telinganya ibunya yang sudah tua sakit-sakitan. Akhirnya kerena baktinya pada ibunya pesan Ibunya yang menyuruh pulang cepet mengalahkan suara hati dan kemauanya ingin menunggu dan jumpa Sang Rasul

Itulah kisah Tauldan seorang Pemudah yang sangat Bakti pada Ibunya dan Cintanya Pada Rasul Nabi Muhammad SAW. Bersama mari kita hadirkan kecintaan kita Pada Allah SWT dan Rasul serta bakti kita pada orangtua, tanamkan pada diri kita bersama ajak anak didik kita untuk senantiasa bersyukur dan bersungguh-sunggu melakukan penataan diri terus dan terus belajar dimanapun berada mengubah diri kita sholeh atau sholihah sebelum menyuruh orang lain. Cinta kita Pada Allah SWT & Rasul memantaskan diri kita menjadi lebih Baik selamat dunia dan akhirat Syafaat Nabi Allah Muhammad SAW pun semoga kita raih. Aamiin

Di akhir penyampaian kak Akhi Anto memberikan simulasi antara hati yang buruk dan hati yang bersih dengan dua botol agua jika air botol Aqua yang satu sangat buruk dan kotor itu menggambarkan hati yang rusak karena kurang iman, tidak mau bersykur selalu kufur, tidak adanya Cinta dan taatnya Pada Allah SWT & Rasul serta baktinya pada orangtua, dan bagaimana agar botol yang berisi air yang kotor dan keruh tadi menjadi bersih yaitu umpama hati maka harus selalu disiram dengan kataatan, kebaikan, Sholeh dan Sholihah, memantaskan diri menuju takwa selalu berbuat kebaikan menjalankan segala perintah Allah SWT dan menjauhi segala laranganya. Cintanya Pada Allah SWT & Rasul begitu juga baktinya pada orangtua

Share Button
%d blogger menyukai ini:
Lewat ke baris perkakas