KINI NENEK GINA SENDIRI SEBATANG KARA

http://dsniamanah.or.id/wp-content/uploads/2017/12/Poster-Sunatan-Masal.jpg


DEMI HIDUP JUALAN KELILING JALAN KAKI

Sedih itu pasti, namun ya gimana lagi eren sekarang ikut bapaknya dan bersekolah dimedan, saya yang mengantarkan naik kapal menuju medan karena ayahnya juga susah di sana, hasil dari jualan saya digunakan untuk biaya mengantarkan cucu saya ke medan, dengan tetesan air mata yang nenek gina sekat, ia ceritakan bahwa sejak umur 3 bulan eren tinggal bersama ibunya dan bapaknya sejak itu Bapaknya pergi kemedan untuk mencari perkerjaan tapi ngak ada kabar berita lagi, menginjak usia 7 tahun ibunya eren meninggal dunia karena sakit serangan jantung, sejak itu lah nenek gina hidup berdua sama eren

Membanting tulang, memeras keringat mencari nafkah apa adanya yang penting bisa makan dan hidup bersama cucunya, hidup dalam keterbatasan ekonomi menanggung beban cucunya dan juga dia demi sesuap nasi dan biaya hidup lainya, bapak eren telah pergi meinggalkannya tanpa memberi nafkah atau pun kabar berita

Alhamdulillah selama sekolah eren mendapatkan biaya sekolah yang di tanggung oleh DSNI Amanah, setelah lulus SD bisa sekolah ke Sekolah Islam Nabilah Terimakasih Ibu Pena Nabilah juga mendapatkan bea siswa di sekolahaan atas bantuan dari DSNI Amanah selang berjalan tumbuh dewasa dan besar eren mengenal media sosial Facebook eren bertemu dengan ayah kandungnya singkat cerita akan di bawa kemedan dan di sekolahkan di sana

Pengumuman kelulus tiba eren dinyatakan lulus belum mendapatkan hasil nilai atau Ijazah eren harus pergi meninggalkan neneknya sendirian dan pergi menuju medan yang di anter neneknya sendiri untuk sekolah dan hidup besama Bapak serta ibu sambungnya. Air mata nenek gina tidak bisa di bendung lagi harus merelakan cucu satu-satunya pergi meninggalkannya dengan jarak tempuh yang lumayan yaitu ke medan ikut bapaknya

Kini nenek gina hidup sebatangkara tanpa siap-siapa, kerjaan sehari-hari berjualan sayuran ataupun ubi dan jagung keliling jalan kaki keperumahaan yang ia ambil dari pasar jodoh lalu ia jual lagi, untungnya tidak seberapa namun inilah yang bisa nyambung hidupnya, tinggal di ruli kampung nanas ketika ingat cucunya harus memedam kangen dan menangis, hanya bayangan wajahnya yang ia ingat

Mari bantu nenek gina dengan Program Pelita hati yaitu bantuan dana pensiun yang diberikan setiap bulanya demi menyambung hidup nenek gina atau nenek-nenek lainya. Sampaikan donasi Zakat, Infaq/sedekah dan Wakaf Bapak/Ibu melalui layananDSNI Amanah komplek masjid Nurul Islam kawasan Industri Batamindo Batam

Atau melalui transfer bank ke rekening 
Mandiri : 109.000.3102.548 Atas nama Dana sosial Nurul Islam Amanah
BNI Syariah : 04.0001.0004 atas nama Dana sosial Nurul islam
BSM : 700.6303.794 atas nama dana sosial Nurul Islam

Konfirmasi kan donasi Anda:
Call Center: 0770 611901
WhatsApp : 087894269053

www.dsniamanah.or.id
www.instagram.com/
dsni_amanah/

Share Button
%d blogger menyukai ini:
Lewat ke baris perkakas