78 views

JADILAH CERMIN YANG BAIK

http://dsniamanah.or.id/wp-content/uploads/2017/12/Poster-Sunatan-Masal.jpg

JADILAH CERMIN YANG BAIK
Oleh: Halfizh Alfara, M.Psi., Psikolog., CH., CHt., CG
(Kebanyakan orang tua lupa menyadari bahwa setiap anak memiliki keunikan yang berbeda dengan orang dewasa. Anak bukanlah miniatur orang dewasa yang harus melakukan semua nilai-nilai yang orang tua bisa lakukan, sehingga ketika anak melakukan sesuatu yang berlawanan dengan nilai orang tua, maka tidak sedikit dari orang tua yang membuat anak menjadi tersudut. Padahal jika saja orang tua tahu,”seberapa sering orang tua menghardik anaknya maka semakin besar pula peluang bagi anaknya untuk menghardik orang tuanya ketika telah renta”)
Ayah dan bunda yang dimuliakan, berbahagialah ketika disetiap doa dari anak-anak anda selalu disertakan nama anda. Mereka mendoakan agar anda mendapatkan kemuliaan dan kasih sayang yang indah dari sang Pencipta. Kesediaan mereka mendoakan tentu adalah hal yang teramat besar membuat anda terharu dan bahagia. Hal ini hanya dilakukan oleh anak-anak yang mengerti tentang rasa kasih sayang terhadap ayah dan bundanya. Tidak hanya mimpi, namun apapun yang telah anda ajarkan dengan kelembutan sejak mereka kecil membuahkan pemahaman yang tersirat dalam benak mereka bahwa mereka mampu mewujudkan kasih sayang walaupun hanya sebatas doa-doa yang mereka lantunkan. Namun tentu berbeda dengan anak yang tidak mendapatkan kelembutan dari sejak masa kecilnya. Mereka tidak mengerti tentang doa-doa yang diperuntukkan bagi anda.
Jangankan berdoa untuk kebahagiaan anda, untuk mendengarkan anda saja mereka cukup enggan dan penat. Tidak sedikit kita melihat orang-orang yang telah renta dititipkan di sebuah panti jompo, dimana anak-anak mereka tidak lagi mau mengurus orang tua mereka. Anak-anak mereka bahkan mengeluh dengan bau orang tua mereka yang mulai pesing karena tak mampu berjalan menuju toilet, atau yang mulai lupa dengan apa yang ia miliki sehingga membuat kegaduhan. Sungguh orang tua serupa ini mengalami perputaran masa, yang dahulu ketika anaknya selalu dihardik dan dipukul saat anaknya melakukan sesuatu hal yang tidak sesuai dengan yang diinginkan.
Saat ini adalah masa yang cukup mampu memberikan banyak pesan pada anda tentang hukum Tuhan yang diberlakukan pada setiap orang tua. Tidak usah menunggu tua, pesan-pesan durhakapun sangat mudah kita saksikan pada anak-anak usia remaja saat ini, dimana mereka lebih mementingkan kesopanan pada teman-teman dan pasangannya dibandingkan terhadap orang tua yang melahirkan dan membesarkan mereka. Hal ini seakan membuat anda harus segera terbangun dari tidur anda, lihatlah realita kenapa hal ini begitu lumrah terjadi? Atau apakah anda termasuk orang tua yang mengalaminya?.
Teruntuk ayah dan bunda, sungguh hal ini bukan lagi menjadi hal yang tabu untuk dibicarakan, bahwa ternyata yang membuat anak durhaka adalah diri anda sendiri. Mungkin anda lupa, sewaktu anda menyaksikan anak-anak anda melakukan sebuah kesalahan pada masa kecilnya, lalu anda dengan sangat mudah menghardiknya dengan kata-kata yang tidak pantas, bahkan anda membentak, memukul dan mencubit mereka hingga anda merasa puas dan lega. Sungguh anda telah mengumpulkan sesuatu kebiadapan terhadap anak anda. Anda terlalu sibuk menasehati mereka, memberikan pemahaman bahwa andalah yang paling benar, dan bahkan lupa memberikan hak bagi mereka untuk membela diri mereka sendiri.
Sangat disayangkan, anda telah membunuh potensi mereka untuk menjadi orang yang memiliki kelembutan. Ingatkah anda ketika meminta anak untuk diam dari tangisannya ketika mereka meminta sesuatu kepada anda? Lalu membentaknya, mempelototinya, mencubitnya dan membuatnya malu di hadapan banyak orang?. Atau menyuruh mereka melakukan sesuatu dengan cara yang kasar dan mengancam mereka untuk belajar?. Percaya atau tidak, anda telah menghancurkan nilai wibawa anda sendiri didepan mata mereka.
Teruntuk ayah dan bunda yang memiliki kelembutan hati, sesungguhnya setiap nilai-nilai menyukai kelembutan, setiap nilai-nilai berharap agar orang-orang pandai bersabar, dan sesungguhnya seluruh nilai-nilai yang berkembang menyukai orang-orang yang pandai bersikap santun. Kesalahan orang tua dalam mendidik anak tentunya adalah suatu investasi yang akan membeli harga diri anda ketika kelak mereka dewasa dan anda menjadi renta. Anda diposisikan sebagai orang tua yang tak berharga, bahkan kekejaman yang anda lakukan terhadap mereka akan membuat anda berkesempatan merasakan hal yang sama. Jadilah cermin yang baik untuk mereka.

Share Button
%d blogger menyukai ini:
Lewat ke baris perkakas