86 views

DSNI Amanah HADIR DALAM MUNAS FOZ DILOMBOK

http://dsniamanah.or.id/wp-content/uploads/2017/12/Poster-Sunatan-Masal.jpg

Munas FOZ yang ke 8 telah berjalan dengan baik, perwakilan dari seluluh BAZ (Badan Amil Zakat) Seluruh Indonesia hadir dalam mengikuti monas tersebut termasuk DSNI Amanah. FOZ sudah berpengalaman dalam mengelola zakat di Indonesia yang langsung atau tidak langsung turut membantu tugas kementerian agama untuk meningkatkan kualitas Keagamaan masyarakat Indonesian.

Dalam hal Zakat kita harus menumbuhkan kepatuhan/kesadaran berzakat bukan hanya sekedar masalah kepatuhan personal tapi juga menumbuhkan keadilan dan orientasi sosial dengan saudara-saudara kita lainnya dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Ini adalah kerja besar kita sehingga pekerjaan da’wah harus lebih mendapatkan perhatian kita. Saya teringat ketika ditanya rasulullah ukuran miskin yang baik? Rasulullah menjawab Beri makan orang lain dan sampaikan salam kepada sesama.

Begitu juga ketika Rasulullah ditanya kemabruran org berhaji. Lagi-lagi Rasulullah menjawab memberi makan kepada org lain dan menebarkan salam bukan hanya sekedar ucapan tapi menebar kan kebaikan dan kepedulian kepada org lain. Zakat itu antitesa riba

Pemaknaan zakat harus lebih digencarkan agar potensi zakat yang luar biasa sekitar 63 T/thn bahkan ada juga studi 270 T/thn.

Setelah membangun kesadaran, nah selanjutnya bagaimana pengumpulan zakat. Nah hal ini berkaitan dengan trust kepercayaan dari masyarakat. Untuk itu perlu transparansi. Jika kita mampu menyakinkan manfaat zakat dengan transparansi maka akan mendorong masyarakat akan lebih banyak lagi dalam berzakat.

Dalam rangka itulah kami dari Kemenag meluncurkan program kampung zakat.
Memang belum banyak karena sekarang lagi tahap uji coba.

Lagi-lagi PR kita adalah transparansi.
Sekarang sudah disiapkan Perpres sehingga semua gaji ASN akan langsung dipotong zakatnya bukan hanya gaji pokok tapi juga tunjangan-tunjangan.
ASN ini adalah tahap awal. Kedepan kita akan perluas kepada pengusaha.
Insyaallah (itulah kutipan sambutan dari Bapak Metri Agama)

Share Button
%d blogger menyukai ini:
Lewat ke baris perkakas